<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>berjuanglah</title>
	<atom:link href="http://jefri1989.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jefri1989.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Nov 2008 13:57:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jefri1989.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>berjuanglah</title>
		<link>http://jefri1989.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jefri1989.wordpress.com/osd.xml" title="berjuanglah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jefri1989.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BIODATA</title>
		<link>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/biodata/</link>
		<comments>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/biodata/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 13:57:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jefri1989</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jefri1989.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[NAMA : JEFRI NALDI BP       : 407 045 FAK    : TARBIYAH JUR     : PAI ALAMAT : TIGO RUANG KAMPUNG : PADANG SIBUSUAK MAKES : SOTO MIKES : KOPI MOTTO : SENANGLAH SELALU WASSALAM&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;BERSAMBUNG&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=10&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>NAMA : JEFRI NALDI</p>
<p>BP       : 407 045</p>
<p>FAK    : TARBIYAH</p>
<p>JUR     : PAI</p>
<p>ALAMAT : TIGO RUANG</p>
<p>KAMPUNG : PADANG SIBUSUAK</p>
<p>MAKES : SOTO</p>
<p>MIKES : KOPI</p>
<p>MOTTO : SENANGLAH SELALU</p>
<p>WASSALAM&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;BERSAMBUNG&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jefri1989.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jefri1989.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jefri1989.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jefri1989.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jefri1989.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jefri1989.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jefri1989.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jefri1989.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jefri1989.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jefri1989.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jefri1989.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jefri1989.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jefri1989.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jefri1989.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=10&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/biodata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4515a0cef1acd5661ae57eec108ca332?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jefri1989</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Skenario Siapa Mengepung Indonesia</title>
		<link>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/skenario-siapa-mengepung-indonesia/</link>
		<comments>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/skenario-siapa-mengepung-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 13:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jefri1989</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jefri1989.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Stigma Jamaah Islamiyah menyudutkan umat Islam. Meski, hingga kini cuma isapan jempol belaka Propaganda perang melawan terorisme global yang ditabuh Amerika Serikat (AS) terus mengincar korban. Setelah Afghanistan dan Irak dibuat luluh lantak, kini giliran kawasan Asia tenggara, khususnya Indonesia. Peledakan WTC yang dituduh teroris Al-Qaida dengan tokoh utama Osama bin Laden. Untuk wilayah Asia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=7&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-family:Georgia;color:red;"><br />
</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<!--[if gte vml 1]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/Musdi/LOCALS~1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.jpg" border="0" alt="image" hspace="5" width="150" height="180" align="left" /><!--[endif]-->Stigma Jamaah Islamiyah menyudutkan umat Islam. Meski, hingga kini cuma isapan jempol belaka<strong><em></em></strong></p>
<p>Propaganda perang melawan terorisme global yang ditabuh Amerika Serikat (AS) terus mengincar korban. Setelah Afghanistan dan Irak dibuat luluh lantak, kini giliran kawasan Asia tenggara, khususnya Indonesia. Peledakan<strong><em></em></strong> WTC yang dituduh teroris Al-Qaida dengan tokoh utama Osama bin Laden. Untuk wilayah Asia Tenggara, yang merupakan wilayah mayoritas muslim terbesar di dunia, muncul nama Jamaah Islamiyah. <strong><em><span style="font-family:Georgia;color:red;"><span id="more-7"></span></span></em></strong></p>
<p>Istilah Jamaah Islamiyah pertama kali dilontarkan oleh Lee Kuan Yew (mantan PM Singapura), Pebruari 2002, yang menuduh Indonesia sebagai sarang teroris, karena membiarkan Abu Bakar Ba’asyir bebas.</p>
<p>Istilah itu menggelinding menyusul penangkapan pria Arab bernama Umar al-Faruq, 5 Juni 2002, dan pengakuannya termuat di Majalah Time edisi 23 September 2002. Dalam wawancara dengan Time itu Umar al-Faruq mengaku bersama Abu Bakar Ba’asyir merencanakan pembunuhan Presiden Megawati, pengeboman Natal, pengeboman di Masjid Istiqlal, termasuk akan menyerang fasilitas AS di Singapura. Di situlah awal mula Jamaah Islamiyah (JI).</p>
<p>Namun, tudingan adanya jaringan terorisme JI di Indonesia ditolak oleh sebagian besar pejabat pemerintah Indonesia, termasuk Wapres Hamzah Haz. Tapi, setelah peristiwa bom Bali, 12 Oktober 2002, hanya beberapa jam setelah kejadian itu PM Australia John Howard, menyebut JI dalang peledakan itu. Lalu, diamini oleh Menteri Pertahanan Matori Abdul Djalil. Kemudian Lee Kuan Yew dan Bush menyebut Abu Bakar Ba’syir berada di balik peledakan itu. Hanya beselisih 7 hari, Abu bakar Ba’syir langsung ditangkap dan ditahan. Pada saat yang bersamaan lahir dua Perppu Antiteroris yang kemudian menjadi UU Antiteroris No. 15/2003.</p>
<p>Menurut Ketua Departemen Data dan Informasi Majelis Mujahidin, Fauzan Al-Anshari, tudingan terhadap JI dan keterlibatan Abu Bajar Ba’syir sebagai dalang peledakan bom Bali mirip dengan yang dialami Al-Qaida dan Osama bin Laden. AS tidak memberikan kesempatan pada Osama untuk memberikan pembelaan dalam suatu pengadilan internasional yang independen. Tapi, Bush langsung melakukan penyerangan ke Afghanistan, yang diawali Oktober 2001. Saat itu tak ada satu pun dunia yang mengutuk Bush. Dunia seakan-akan terhipnotis oleh dramatisasi para korban peledakan yang berjumlah ratusan. Kesempatan itu dimanfaat oleh Bush untuk menjaring dukungan dunia dalam melakukan agresi ke Afghanistan.</p>
<p>Setelah Bush panik karena tak mampu menangkap Osama, dan juga Mullah Omar, sebagai terget utama, Bush mulai kehilangan dukungan di dalam negeri. Untuk menjaga popularitas nya, Bush terus memompa patriotisme Amerika dengan melancarkan kampanye perang melawan terorisme. Bahkan, beberapa jam setelah peledakan WTC Bush sempat berpidato di Gedung Putih mendeklarasikan “Perang Salib” (Crussade). Lalu diubah menjadi “Operation Infinitive Justice” (Operasi Keadilan Tanpa Batas). Karena mendapat kecaman dari negara-negara Islam bahwa “Operation Infinitive Justice” adalah merupakan wujud dari Crussade, maka AS mengemas agresinya dengan kampanye perang melawan terorisme.</p>
<p>Lebih jauh Fauzan memaparkan, tudingan terhadap Abu Bakar Ba’syir Cuma rekayasa dan JI hanyalah rekaan. Bahkan, penemuan dokumen yang disebut PUPJI (Pedoman Umum Perjuangan Jamaah Islamiyah) makin memperjelas skenario itu. Banyak keanehan, di situ ada istilah-istlah yang rancu. Di dalam dokumen itu disebutkan JI di Asia Tenggara itu terdiri empat wilayah, yaitu, mantiqi ‘ula, mantiqi tsani, mantiqi thalib, dan mantiqi robi’.</p>
<p>“Mantiqi ‘ula, tsani atau robi’ mungkin masih bisa dimengerti. Tapi, mantiqi tholib, ini aneh. Dan pengertian mantiqi itu sendiri jika dilihat dari kaidah bahasa Arab, itu keliru. Seharusnya mantiqoh. Nah, ini membuat kita curiga, PUPJI ini siapa yang buat?” tanya Fauzan keheranan saat ditemui SAKSI di rumahnya.</p>
<p>Dalam kepemimpinan JI disebut tiga nama: Abdullah Sungkar, Abu Bakar Ba’asyir dan Hambali. Padahal, dalam persidangan Abu Bakar Ba’syir di Jakarta, tak ada seorang pun dari saksi-saksi yang melihat, mendengar langsung, atau mengetahui Abu Bakar dilantik menjadi Amir JI menggantikan Abdullah Sungkar. Satu-satunya saksi yang menyebut Abu Bakar Ba’asyir itu Amir JI adalah Faiz Abu Bakar Bafana. Namun, ketika ditanya oleh hakim, ia mengatakan informasi ini dari Hambali. Nama Hambal sering disebut oleh Faiz. Karenanya Hambali harus dihadirkan di persidangan.</p>
<p>Mungkinkah Hambali didatangkan ke Indonesia untuk diuji silang dengan Faiz? Fauzan pesimis, pasalnya, Umar al-faruq saja yang menjadi penyebab penangkapan Abu Bakar Ba’syir, hingga kini tak bisa dihadirkan. Kalaupun ada BAP-nya Umar Faruq hanya berisi yes atau no. Sehingga dalam persidangan Abu Bakar Ba’syir, BAP itu tidak dimasukkan dalam persidangan. “Saya khawatir Hambali pun demikian, yang akan menarik tokoh-tokoh lainnya,” ujar Fauzan.</p>
<p>Namun, secara keseluruhan, menurut Fauzan, Jamaah Islamiyah itu hanya rekayasa. “Kalau Anda menanyakan apakah rekayasa JI itu berhasil, secara opini iya. Tapi, secara hukum sampai detik ini belum terbukti. Sebab, saksi-saksi yang dibawa, baik pada persidangan Bali maupun persidangan Abu Bakar Ba’syir tidak mampu mengkonstruksi seperti apa JI itu. Oleh karena itu, JI ini hanyalah rekaan yang dibuat oleh intelijen sebagaimana Komando Jihad. Cuma sekarang ini yang melakukan bukan hanya domestik, tapi didukung kekuatan-kekuatan internasional, termasuk PBB. Yang kita sayangkan pemerintah Indonesia ikut-ikutan mendukung pencantuman JI itu,” jelas Fauzan panjang lebar.</p>
<p>Atase Media Kedubes AS, Stanley Harsha, menolak bahwa JI adalah rekayasa. Menurut Stanley, keberadaan JI dibuktikan oleh aksi-aksi teroris yang mereka lakukan selama ini, terutama bom Bali yang sudah diakui oleh para pelaku peledakan itu. “Saya pikir, mayoritas orang Indonesia sudah tahu ada ancaman teroris dari JI,” tukas Stanley yang fasih berbahasa Indonesia kepada SAKSI.</p>
<p>Mungkin sebuah kebetulan, tapi rasanya mustahil jika rangkaian peristiwa terjadi bertubi-tubi dengan tendensi yang amat kentara. Sebuah insiden spektakuler akhir-akhir ini selalu menyertai terbongkarnya rekayasa dan manipulasi informasi yang dilancarkan negara-negara Barat berkecenderungan anti-Islam yang dimotori Amerika Serikat, Inggris,  Australia, Filipina dan kawan seideologinya.</p>
<p>Dimulai dari Inggris, kisah terbongkarnya manipulasi informasi intelejen tentang senjata pemusnah massal Irak (Iraq Weapons of Mass Destruction). Laporan itu dijadikan rujukan utama kebijakan PM Tony Blair untuk mendukung perang antiterorisme internasional yang dikumandangkan Presiden AS George Bush terhadap negeri-negeri muslim. Kebohongan terkuak berkat investigasi BBC yang mewawancarai narasumber kunci di Downing Street. Situasi bertambah rumit karena Dr. David Kelly, tenaga ahli Inggris yang pernah menjadi inspektur PBB untuk pengawasan senjata di Irak tiba-tiba tewas di tempat peristirahatannya.</p>
<p>Blair mengatakan Kelly bunuh diri, tapi media massa dan rakyat Inggris menuntut investigasi dan pengungkapan kasus secara terbuka. Mereka curiga Kelly dibunuh akibat upayanya menyingkap kebohongan publik pemerintahan Partai Buruh. Sebenarnya Kelly sudah berusaha mengingatkan pemerintah Inggris, agar tidak gegabah menjadi corong kepentingan AS untuk menyerang Irak. Tapi Blair mengabaikan peringatan Kelly, dan posisinya kini terancam dalam pemilihan umum mendatang.</p>
<p>Kontroversi berikutnya terjadi di Filipina dengan lepasnya Fathurrahman al Ghozi dari penjara militer yang mestinya dijaga ketat. Presiden Arroyo hanya memecat sipir penjara, dan tidak mengambil tindakan tegas terhadap Menteri Pertahanan atau petinggi polisi/militer yang dipandang lalai. Pelarian Ghozi, pemuda asal Jawa Timur itu sepertinya merupakan pancingan untuk menangkap pelaku yang lebih kakap. Di tengah isu pelarian “teroris” yang dianggap sangat berbahaya itu terjadi kudeta militer atas Arroyo. Perwira muda yang gagal mengambil alih kekuasaan, konon disokong Gregorio Honasan, mengungkap penyimpangan para jenderal yang korup, termasuk Presiden Arroyo dan suaminya.</p>
<p>Dari kesaksian mereka terbongkar penjualan senjata militer Filipina kepada pejuang Moro. Informasi itu dibenarkan oleh pimpinan MILF. Menurut MILF, Arroyo sengaja membesar-besarkan isu “terorisme Islam” yang berbasis di Mindanao agar mendapat bantuan militer AS. Lalu, dengan mudahnya Arroyo menjebak Mega yang tidak berdaya, seperti kasus penangkapan Tamsil Linrung, Agus Dwikarna, dan Jamal Balfas yang direkayasa polisi Filipina.</p>
<p>Sementara itu dari Australia tampil tokoh oposisi di parlemen dan anggota masyarakat yang meragukan kepemimpinan PM John Howard, karena hanya berfungsi “Deputi Sherif” bagi Presiden Bush di kawasan Pasifik. Howard dipercaya mengetahui rencana penyerangan bom Bali, tapi mengabaikan info penting begitu saja, sehingga meminta korban mayoritas warga Australia, termasuk tentara Australia yang sedang berlibur di sana. Bukti dan saksi bom Bali yang dikuasai Australia juga tak diungkapkan sepenuhnya kepada aparat Indonesia.</p>
<p>Mereka hanya menawarkan simulasi peledakan bom dan visualisasi wajah pelaku, serta asistensi bagi penyidik Polri dan agen BIN. Komentar sembrono Howard yang acap mencampuri urusan domestik Indonesia memunculkan kesenjangan hubungan yang penuh resiko. Pasca jajak pendapat dan kemerdekaan Timor Timur, hubungan Indonesia dan Australia semakin memburuk, sebab Howard seperti bersilancar di gelombang politik yang keruh.</p>
<p>Singapura menangkap beberapa tokoh “JI” yang diklaim sebagai penyandang dana. Selama ini Singapura menyangkal sebagai tempat pelarian modal konglomerat hitam asal Indonesia yang merampok duit negara trilyunan rupiah. Singapura juga memberikan proteksi bagi para koruptor, seperti Sjamsul Nursalim, yang sedang dikejar Polri dan telah divonis pengadilan, dengan alasan tak ada perjanjian ekstradisi. Padahal, warga Indonesia yang diduga terlibat “jaringan teroris JI” telah diserahkan kepada Polri dengan siasat tertentu.</p>
<p>Singapura menjadi alat efektif bagi AS untuk menekan habis posisi Indonesia. Orang lupa bahwa di pulau kecil Tumasik itulah penyelundupan barang dan pencucian uang (money laundering) dilakukan secara masif. Salah seorang tokoh Cina perantauan asal Indonesia yang menetap di Singapura adalah Tong Joe, yang menjadi perantara konglomerat Indonesia untuk berbisnis dan memutar modal di mancanegara. Singapura maju dan berkembang berkat usaha jasa dan komisi, serta proteksi bagi segala pelanggaran ekonomi berat.</p>
<p>Sebenarnya Malaysia turut berperan dalam sebuah rancangan mengecilkan dan memojokkan Indonesia. PM Mahathir Mohammad tak berani melakukan tindakan nyeleneh di masa Soeharto, tapi ia melihat kenyataan lemahnya kepemimpinan Indonesia di masa transisi, mulai dari B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, sampai Megawati. Karena itu, Malaysia turut menangkap dan menahan warga Indonesia yang dicurigai terlibat dalam kelompok “JI”, dengan menggunakan perangkat ISA (Internal Security Act). Namun, tindakan itu rupanya dianggap belum cukup oleh AS dan sekutunya yang terus menekan Mahathir, bahkan Rohan Gunaratna – penasehat antiterorisme PBB asal Sri Langka &#8212; menyebut Malaysia sebagai sarang teroris di Asia Tenggara setelah Indonesia. Maka, Mahathir melakukan pembangkangan diam-diam, sesekali terlontar pernyataannya yang keras terhadap unilateralisme AS.</p>
<p>Pemerintah AS dibawah kepemimpinan neokonservatif Bush menghadapi persoalan berat di Irak. Jatuhnya Saddam Husein, dan terbunuhnya Uday dan Qussay, tak membuat situasi dapat dikendalikan sepenuhnya. Otoritas Koalisi yang dikepalai Paul Bremen juga belum menemukan bukti senjata pemusnah massal yang digembar-gemborkan Bush. Masyarakat  AS, juga komunitas internasional, jadi bertanya-tanya: bukti apa yang dimiliki AS untuk menyerang Irak selama ini? Bush secara ceroboh menyebut Saddam sebagai mata rantai pendukung Osama bin Ladin, yang dicap pendiri Al Qaidah. Namun, sekarang AS menghadapi kenyataan bahwa rakyat Irak tak sudi dijajah, dan mereka melakukan perlawanan gerilya dari kota ke kota. AS akhirnya menempuh cara yang radikal, dengan membiarkan peledakan terhadap gedung PBB di Baghdad. Dengan cara itu, AS menginginkan perhatian dunia dan dukungan total bagi penguasaan Irak, tapi komunitas internasional justru melihat gagalnya koalisi perang pimpinan AS.</p>
<p>Di tengak konteks global dan regional itulah meledak bom Marriott. Coba bandingkan dengan bom Bali yang meledak saat Bush bersafari ke berbagai negara untuk minta dukungan bagi rencana penggulingan pemerintah Taliban pasca tragedi WTC, tapi di Indonesia malah terjadi rangkaian demonstrasi mendukung rakyat Afghan. Segenap tokoh umat Islam dari lintas organisasi dan kelompok bersuara keras, tak cuma Abu Bakar Ba’asyir, Habib Rizieq Shihab, atau Ja’far Umar Thalib yang telah dicap anti-AS. Bom Marriott adalah contoh pergulatan politik nasional yang dikepung kepentingan global. Indonesia menjadi ladang eksperimen sejumlah kepentingan asing yang menjalankan skenarionya masing-masing.</p>
<p>Contoh skenario mutakhir diluncurkan oleh Rand Institute yang bertajuk “The Military and Democracy in Indonesia: Challenges, Politics, and Power” (2002). Dalam skenario Rand itu, kondisi Indonesia di masa kini dan mendatang dipetakan dalam 5 model. Untuk setiap model itu, Rand menyodorkan implikasi kebijakan antiterorisme dan hubungan AS-Indonesia di bidang hankam. Proposal Rand itu akan mempengaruhi pengambil keputusan di Kongres dan Gedung Putih. Karena itu, skenario Rand sarat dengan kepentingan politik dan ekonomi kelompok yang bercokol.</p>
<p>Pertama, konsolidasi demokrasi dinilai sebagai skenario terbaik untuk Indonesia. Ditandai oleh penguatan ideologi sekular, tatanan demokrasi, perbaikan ekonomi, dan pemenuhan tuntutan otonomi daerah tanpa kehilangan kontrol terhadap kebijakan makroekonomi. Pemerintahan sipil juga efektif mengontrol militer, dengan memfungsikan Departemen Pertahanan dan pengawasan parlemen. Implikasinya bagi kebijakan antiterorisme diharapkan terjalin kerjasama yang baik, sehingga tak perlu pengiriman pasukan militer AS seperti di Filipina.</p>
<p>Indonesia bisa menempuh jalan yang sama dengan Malaysia dan Singapura yang dianggap kooperatif. Untuk itu, kelompok radikal semacam Laskar Jihad (LJ) disebut langsung oleh Rand agar ditangani secara serius. Rand mungkin kecewa, karena komandan LJ Ja’far Umar Thalib akhirnya membubarkan sendiri laskarnya, beberapa hari setelah bom Bali. LJ nyaris menjadi korban skenario gelap AS. Dengan kondisi demokrasi sebagai jaminannya, Rand menyarankan agar hubungan militer yang minimal dipulihkan kembali. Bantuan AS disarankan tertuju pada dukungan terhadap operasi antiteroris dan perhatian terhadap konflik lokal seperti di Aceh.</p>
<p>Kedua, kekacauan berkelanjutan, menggambarkan kondisi Indonesia saat ini. Proses transisi terus berjalan tak tentu arah, tak ada perbaikan ekonomi, apalagi reformasi politik dan militer. Rand rupanya amat mengkhawatirkan kondisi Indonesia kiwari, semisal tak adanya solusi politik atas konflik Aceh dan Papua. Pendekatan keamanan yang ditempuh pemerintahan Mega memberi kesempatan kepada kelompok militer untuk berperan lebih menonjol dalam percaturan nasional. Pemerintahan yang lemah diperkirakan tidak mampu mengambil tindakan tegas terhadap kelompok teroris dan radikal Islam &#8212; yang disebut Rand dalam satu nafas.</p>
<p>Karena itu, dukungan militer dianjurkan bersifat terbatas. AS juga patut memperhitungkan insentif apa yang akan ditawarkan kepada pemerintah Mega, apabila akan menempuh kebijakan antiteroris yang lebih tegas. Seperti Pakistan yang mendapat pemotongan utang sampai US$ 50 milyar karena mendukung perang terhadap Taliban, atau Filipina yang memperoleh ganjaran serupa. AS mungkin ragu, bila insentif yang bernilai ekonomi akan dikorup oleh pemerintahan yang haus kekuasaan.</p>
<p>Ketiga, kembali ke rezim otoriterian. Inilah skenario negatif yang ingin dihindari, sebab kekuatan lama yang pernah bertahan sepanjang Orde Baru mungkin berkuasa lagi. Kegagalan pemerintahan transisi mengembangkan stabilitas, mengelola kabinet yang kompeten, serta memulihkan ekonomi akan mendorong masyarakat untuk merindukan masa lalu dibawah kepemimpinan Soeharto. Setiap rezim otoriterian memerlukan dukungan militer, namun militer Indonesia – diduga Rand – tak akan mengambil inisiatif, kecuali jika terjadi kolaps politik. Rezim yang terbentuk akhirnya bersifat teknokratik-militer, berada di tengah-tengah alternatif model “Pakistan” (infiltrasi kelompok Islam militan dalam pemerintahan dan militer), atau model “Burma” (militer yang represif dan mengisolasi diri dari pengaruh Barat).</p>
<p>Implikasinya, rezim otoriter sangat efektif untuk melawan terorisme, misalnya dengan mengeluarkan undang-undang darurat. Namun, rezim itu akan menimbulkan dilema legal dan bertabrakan dengan nilai demokrasi. AS tampak berhati-hati untuk mengantisipasi kemungkinan itu, agar tidak melanggar adagium demokrasi dan perlindungan HAM. Sehingga intervensi langsung berupa peralihan kekuasaan yang didahului oleh kerusuhan massal, coba dihindari.</p>
<p>Keempat, pengaruh kekuatan radikal Islam. Entah mengapa skenario ini dipetakan pula oleh Rand, sementara kelompok radikal lain (nasionalis, sekuler, Kristen, Hindu, atau agama non-Isllam) tidak disinggung sama sekali. Padahal, telah terbukti kelompok radikal Kristen memicu pemberontakan di Maluku (RMS) atau Papua (OPM). Termasuk pula kerusuhan etnik yang terjadi di Kalimantan (Dayak Kaharingan) atau gejolak kaum Hindu di Bali, tak dicatat oleh Rand. Meskipun disebut berpeluang rendah, Rand mewaspadai proses islamisasi yang menembus ruang publik dan politik.</p>
<p>Untuk itu disarankannya agar kelompok moderat Islam segera mengerem perkembangan radikalisasi, bukan malah memberikan tempat dan toleran. Implikasi yang ditakuti Rand, jika kelompok radikal Islam tampil, maka orientasi anti-Barat akan mencuat. Pengaruh itu akan meluas ke Malaysia berupa dukungan terhadap kekuatan fundamentalis (mungkin maksudnya PAS) dan separatis muslim di Moro (mungkin maksudnya MILF). Bangkitnya fundamentalisme Islam di Asia Tenggara otomatis akan mengepung Singapura, sekutu setia AS. Dalam kondisi ini, Rand menyarankan peningkatan kapasitas intelejen untuk mengetahui gerakan teroris dan kelompok radikal yang potensial. Segala cara harus dilakukan agar potensi itu tidak mengancam kepentingan AS, warganya, atau sekutunya.</p>
<p>Kelima, desentralisasi radikal. Kelemahan pemerintahan pusat yang amat parah meningkatkan tuntutan otonomi daerah menjadi kemerdekaan lokal. Kasus Aceh dan Papua lagi-lagi dijadikan bukti aktual. Indonesia mungkin menempuh jalan kehancuran seperti Yugoslavia, Uni Sovyet, atau Czekoslowakia. Atau, yang lebih bernuansa negara berkembang adalah kasus Nigeria yang ditandai konflik Islam-Kristen dan antaretnik.</p>
<p>Dalam situasi tersebut, mestinya pilihan bentuk negara federasi merupakan hal yang masuk akal, namun di mata AS itu menyulitkan upaya pemberantasan terorisme. Hanya pemerintahan pusat yang kuat dan tegas dapat memenuhi keinginan AS. Situasi di beberapa provinsi Indonesia dibayangkan Rand mirip dengan kondisi perbatasan Pakistan dan Afghanistan yang dikuasai kelompok suku bersenjata. Tak ada otoritas resmi yang mengontrol penguasa lokal. Karena itu, dukungan terhadap militer Indonesia disyaratkan demi menjaga keutuhan negara dan tetap memberi ruang desentralisasi.</p>
<p>Keenam, disintegrasi adalah skenario terakhir sebagai konsekuensi dari kekacauan situasi yang tak terkendalikan oleh pemerintahan yang lemah. Sejumlah provinsi kaya dan tokoh lokal telah menunjukkan penentangannya terhadap kontrol Jakarta. Pemicu disintegrasi bisa dimulai dari faksionalisasi di tubuh militer yang membawa kolaps, kerusuhan yang merebak ke seantero wilayah Tanah Air, atau pemberontakan daerah yang tak bisa diatasi militer.</p>
<p>Kondisi disintegrasi disadari tak membawa keuntungan bagi kebijakan antiterorisme dan penciptaan stabilitas kawasan. Bahkan, situasi itu menumbuhkan imigrasi ilegal, pembajakan di laut, dan kejahatan transnasional lain. Kapal Indonesia yang pecah dan bakal tenggelam akan menimbulkan kegoncangan dan perpecahan bagi ASEAN sebagai organisasi regional. Hal itu dipercaya Rand menjadi sorga bagi para teroris dan kelompok radikal.</p>
<p>Dengan tinjauan strategis Rand Institute itu menjadi jelaslah kini posisi AS dan sekutunya. Pantas sekali jika AS begitu ngotot memburu dan menangkap Omar Faruq, Hambali dan kawanannya, sebagaimana mereka memburu Osama bin Ladin dan Mulla Omar – yang raib tak ketahuan rimbanya. Mereka telah memastikan sebuah skenario, menentukan para pemainnya, menjaga plot ceritanya, serta menentukan klimaks dan ending dari kebijakan “War on Terorrism”. Sebagai sutradara sekaligus bintang utama percaturan dunia, AS tak ingin kehilangan peran. Kisah Rambo dan Terminator adalah visualisasi dari ambisi gelap AS. Sedang Indonesia hanya menjadi figuran yang selalu dikorbankan. (Penulis:Tim Saksi)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jefri1989.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jefri1989.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jefri1989.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jefri1989.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jefri1989.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jefri1989.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jefri1989.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jefri1989.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jefri1989.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jefri1989.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jefri1989.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jefri1989.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jefri1989.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jefri1989.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=7&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/skenario-siapa-mengepung-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4515a0cef1acd5661ae57eec108ca332?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jefri1989</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CMS ( Content Management System )</title>
		<link>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/cms-content-management-system/</link>
		<comments>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/cms-content-management-system/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 13:49:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jefri1989</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jefri1989.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Posted on Friday, July 25, 2008 by Fauzan Azima Bagi para pembuat website &#38; blog berbasis php &#38; mysql (database), content management system (cms) diperlukan untuk membangun sebuah website, mulai dari website sederhana hingga yang ukuran rumit hingga profesional sekali pun. Di dunia ini ada cms yang berbayar dan ada juga cms yang bersifat open [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=5&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Posted on <span class="postdate">Friday, July 25, 2008</span> by Fauzan Azima</h2>
<p style="text-align:justify;">Bagi para pembuat website &amp; blog berbasis php &amp; mysql (database), content management system (cms) diperlukan untuk membangun sebuah website, mulai dari website sederhana hingga yang ukuran rumit hingga profesional sekali pun.</p>
<p style="text-align:justify;">Di dunia ini ada cms yang berbayar dan ada juga cms yang bersifat open source yang artinya bebas melihat, menggunakan, memodifikasi dsb, namun masih mencantumkan sumber asli cms tersebut, dan perlu diingat lagi bahwa open source TIDAKLAH SELALU GRATIS, kalau masih ada orang yang bilang open source itu gratis, harus diberi penjelasan lagi. Namun kabarnya nih suatu saat open source akan benar-benar dibuat gratis, mudah-mudahan saja yach..Laughing</p>
<h2><span id="more-5"></span></h2>
<p style="text-align:justify;">Di bawah ini ada nama-nama cms terkenal di dunia yang bersifat open source, yaitu Blogspot, WordPress, Drupal, Mambo dan satu lagi Joomla. Bagi sebagian orang yang terjun dalam dunia web design atau dunia blogger terkadang sulit menentukan mau menggunakan cms yang mana, apa kelebihan dan kekurangannya dsb. Nah kali ini ane coba sedikit berikan beberapa perbandingan-perbandingan antar cms besar di dunia, semoga membantu…</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Blogspot</strong><br />
Keunggulan :<br />
- Sangat mudah dioperasikan, hanya perlu mendaftar di situsnya Blogspot.com.<br />
- Pluggin alias aksesoris tambahan sudah disediakan (built up).<br />
- Cocok untuk para pemula.<br />
- Sederhana.<br />
- Mendukung bahasa Indonesia.<br />
- Penggunanya kompak<br />
- Mendukung SEF (search engine friendly) secara default, sehingga lebih mudah ditemukan di search engine.</p>
<p style="text-align:justify;">Kekurangan :<br />
- Terlalu sederhana bagi sebagian orang dan sulit untuk berkreasi.<br />
- Pluggin alias aksesoris tambahan bersifat built up, sehingga tidak bisa ditambahkan sendiri oleh user.<br />
- Templatenya terbatas dan sulit berkreasi dengan template baru.<br />
- Tidak dapat dijalankan di website milik kita sendiri.<br />
- Tidak dapat dijalankan di komputer lokal (localhost) atau di komputer tanpa sambungan internet.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. WordPress</strong><br />
Keunggulan :<br />
- Cukup mudah dioperasikan.<br />
- Sederhana.<br />
- Akun gratis wordpress dapat dimiliki dengan mendaftar di WordPress.com.<br />
- WordPress juga dapat dijalankan di website milik kita sendiri (tidak seperti Blogspot yang belum bisa).<br />
- WordPress dapat dijalankan di komputer lokal (localhost) atau di komputer tanpa sambungan internet.<br />
- Banyak pluggin tambahan.<br />
- Template dapat dirubah-rubah sekehendak hati dan dapat membuat template sendiri.<br />
- Penggunanya kompak<br />
- Mendukung SEF (search engine friendly) secara default, sehingga lebih mudah ditemukan di search engine.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelemahan :<br />
- Fitur managementnya sedikit sehingga sebagian orang menganggap terlalu sederhana.<br />
- Jarang digunakan oleh website-website besar di dunia.<br />
- Plugginnya tidak sebanyak Joomla, dan terkadang masih lebih bagus pluggin Joomla.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Drupal</strong><br />
Keunggulan :<br />
- Diklaim sebagai cms terbaik saat ini dan mengalahkan Joomla.<br />
- Digunakan oleh website yang sederhana hingga website profesional.<br />
- Mudah dioperasikan<br />
- Dapat dijalankan di komputer lokal.<br />
- Banyak pluggin tambahan.<br />
- Template dapat dirubah-rubah sekehendak hati dan dapat membuat template sendiri.<br />
- Mendukung SEF (search engine friendly) secara default, sehingga lebih mudah ditemukan di search engine.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelemahan :<br />
- Penggunanya tidak terlalu banyak, terutama di Indonesia.<br />
- Plugginnya tidak sebanyak Joomla.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Mambo</strong><br />
Keunggulan :<br />
- Digunakan oleh website yang sederhana hingga website profesional.<br />
- Mudah dioperasikan.<br />
- Dapat dijalankan di komputer lokal.<br />
- Pluggin tambahan.<br />
- Template dapat dirubah-rubah sekehendak hati dan dapat membuat template sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelemahan :<br />
- Banyak pengguna Mambo yang meninggalkan Mambo dan beralih ke “saudara” nya yaitu Joomla (termasuk saya).<br />
- Krisis kepercayaan dunia open source.<br />
- Plugginnya terbatas, terkadang hanya disediakan untuk Joomla saja.<br />
- Defaultnya tidak mendukung SEF, namun ada component pendukungnya baik yang gratis maupun yang bayar, selain itu perlu sedikit optimasi agar mendukung SEF.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Joomla</strong><br />
Keunggulan :<br />
- Diklaim sebagai cms open source dengan pengguna terbanyak di dunia.<br />
- Digunakan oleh website yang sederhana hingga website profesional.<br />
- Sering update baik dari sisi cms maupun dari pluggin.<br />
- Mendapat kepercayaan dunia dan beberapa kali menerima penghargaan menjadi cms open source terbaik dunia.<br />
- Mudah dioperasikan.<br />
- Dapat dijalankan di komputer lokal.<br />
- Banyak pluggin tambahan.<br />
- Template dapat dirubah-rubah sekehendak hati dan dapat membuat template sendiri.<br />
- Banyak pihak pengembang yang terus menambahkan content-content Joomla.</p>
<p style="text-align:justify;">Kelemahan :<br />
- Defaultnya tidak mendukung SEF, namun ada component pendukungnya baik yang gratis maupun yang bayar, selain itu perlu sedikit optimasi agar mendukung SEF.<br />
- Terkadang pluggin-pluggin yang didapatkan terdapat bug atau error.<br />
- Terkadang ada ketidaksesuaian antara cms dan pluggin.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi pilih yang mana donk…???<br />
Setiap cms di atas mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri, namun saya coba untuk mencocokkan antara cms dan para penggunanya. Berikut cms dan kecocokan fungsinya menurut saya :</p>
<p style="text-align:justify;">Blogspot<br />
- Mencoba-coba dunia blogger, cms &amp; desain website (terutama layout).<br />
- Membuat website sederhana untuk tujuan tertentu.<br />
- Menciptakan back link ke sebuah situs.</p>
<p style="text-align:justify;">WordPress<br />
- Mencoba-coba dunia blogger, cms &amp; desain website (terutama layout) dengan tampilan yang lebih profesional.<br />
- Sarana berkreasi.<br />
- Membuat website sederhana untuk tujuan tertentu.<br />
- Menciptakan back link ke sebuah situs.</p>
<p style="text-align:justify;">Drupal<br />
- Membuat website profesional.<br />
- Melatih diri menggunakan cms open source yang profesional.</p>
<p style="text-align:justify;">Mambo<br />
- Membuat website profesional.<br />
- Melatih diri menggunakan cms open source yang profesional.<br />
- Pengenalan Mambo sebagai asal usul Joomla.</p>
<p style="text-align:justify;">Drupal<br />
- Membuat website profesional.<br />
- Melatih diri menggunakan cms open source yang profesional.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang unik dari pembahasan ini adalah antara Mambo &amp; Joomla, yap dahulu awalnya hanya ada Mambo, lalu ada konflik antara pihak pengembang Mambo. Sebagian menyarankan agar Mambo dibuat perusahaan atau pabrikan dan ide ini ditentang oleh pengembang lainnya karena dengan membuat perusahaan / pabrik merupakan melanggar kode etik open source, maka semenjak itu pengembang yang tidak setuju terhadap adanya perusahaan / pabrik Mambo memisahkan diri dari Mambo dan membuat cms bernama Joomla. Maka itu pada Joomla 1.x.x cms nya hampir serupa dengan Mambo, maka itu terkadang pluggin yang terdapat di Mambo dapat digunakan oleh Joomla dan begitu sebaliknya. Namun belakangan ini Joomla membuat suatu versi baru yaitu 1.5 (tapi masih versi release candidat (rc) alias belum resmi) yang cmsnya banyak berbeda dengan Mambo, sehingga plugginnya tidak bisa lagi ditukar pakai antara Mambo &amp; Joomla…Surprised</p>
<p style="text-align:justify;">Saya pribadi pertama kali mempelajari cms adalah cms Joomla kepada teman saya JafarShodik (salah satu pengurus website Republik-Cinta.com), namun pada waktu itu saya menggunakan Mambo untuk membuat situs saya. Tapi belakangan efeknya sangat terasa ketika saya mencari pluggin-pluggin untuk Mambo, yap cukup terbatas dan sulit karena kebanyakan plugginya diciptakan hanya untuk Joomla saja. Maka itu saya beralih ke Joomla dan website ini adalah hasil karya saya yang pertama dengan menggunakan Joomla.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke masalah cms di atas, cms mana yang baik anda gunakan adalah tergantung kepada minat dan keperluan anda, setiap cms mempunyai keuntungan dan kelemahan sendiri TAPI bukan berarti kelemahan-kelemahan di atas bersifat mutlak, karena saya bisa saja suatu saat nanti cms-cms di atas berevolusi menjadi cms yang lebih baik. Seperti contohnya adalah masalah SEF pada Joomla, dahulu saya juga takut untuk menggunakan Joomla dan sempat berpaling ke WordPress, namun akhirnya toh Joomla mendukung SEF dan website ini pun akhirnya dapat mendukung SEF (saya menggunakan OpenSEF), maka itu saya tetap exist di Joomla (untuk bahasan mengenai SEF dapat anda cari di Google) Laughing.</p>
<p style="text-align:justify;">Di penghujung tulisan ini saya menyarankan agar anda mencari-cari lagi perbandingan antara cms yang satu dengan yang lain misalnya dengan menggunakan sarana search engine Google, Tapi ada sedikit saran dari saya : Saya Lebih suka menggunakan WordPress dan Joomla. <strong>“Warning Tidak Boleh Ikut-Ikutan, he…he..he…………”</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Semoga tulisan ini membantu para teman-teman yang sedang mencari cms terbaik untuk website atau blognya. Akhir kata saya ucapkan terimakasih dan kita semua semoga sukses dunia &amp; akhirat…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jefri1989.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jefri1989.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jefri1989.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jefri1989.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jefri1989.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jefri1989.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jefri1989.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jefri1989.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jefri1989.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jefri1989.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jefri1989.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jefri1989.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jefri1989.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jefri1989.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=5&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/06/cms-content-management-system/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4515a0cef1acd5661ae57eec108ca332?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jefri1989</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/04/hello-world/</link>
		<comments>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/04/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 14:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jefri1989</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=1&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jefri1989.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jefri1989.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jefri1989.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jefri1989.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jefri1989.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jefri1989.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jefri1989.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jefri1989.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jefri1989.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jefri1989.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jefri1989.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jefri1989.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jefri1989.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jefri1989.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jefri1989.wordpress.com&amp;blog=5403847&amp;post=1&amp;subd=jefri1989&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jefri1989.wordpress.com/2008/11/04/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4515a0cef1acd5661ae57eec108ca332?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jefri1989</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
